Kau pikir aku bangga, selalu menjadi peran utama
Sungguh aku telah bosan, capek dan penat.
Di mana aku harus selalu tampak sempurna dalam
sandiwara
Harus selalu menjaga nama
Di setiap waktu dan tempat berada
Bahkan di luar pertunjukan
Aku merindukan sesekali menjadi peran pembantu
Yang tidak perlu banyak bicara dan berfikir selalu
Yang keberadaannya
Hanya sekedar menemani sang peran utama
Agar dia tidak berdialog sendiri saja
Atau bahkan menjadi figuran saja
Yang hanya lalu lalang ke sana ke mari
Sebagai pelengkap adegan.
Bantul, 10 Juni 2012
(Menjelang waktu Isya’)








0 komentar:
Posting Komentar