Terima kasih telah
menjadikanku perempuan perkasa
Walau sungguh tak
kuinginkan hal itu
Namun segalanya
hanya bisa kuterima
Bahwa aku masih
harus bertahan hidup
Selama tulang
rapuhku masih bisa kupaksakan berdiri
Dan kaki lunglaiku
masih bisa berlari
Maka aku masih akam
menjalani semua ini
Entah untuk
siapa...?
Namun di benakku
hanya ada mereka
Empat nyawa yang
pernah bersemayam di rahimku
Yang masih butuhkan
aku untuk mengantarnya dewasa
Yang masih ingin
kulihat tawa dan tangisnya
Walau terkadang aku
berfikir
Mereka hidup atas
kehendak pemilik nyawa
Bukan atas adanya
aku sebagai ibunya.
Bantul, 24 Februari
2015








0 komentar:
Posting Komentar